Selamat siang...
Teman-teman dikesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman saya di kelas 9.
Masa-masa di SMP adalah masa yang menyenangkan dan tak terlupakan, namun tak terasa tinggal beberapa bulan lagi kita akan dihadapkan dengan UNBK, sebuah moment yang menentukan nasib kita selama 3 tahun ini.
Dikelas 9 ini kita harus benar-benar memanfaatkannya dengan efektif, mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting dan menjaga stamina. Karena kita akan disibukkan dengan UCO,Ujian Praktek,USBN dan UNBK.
Nah, saya akan menceritakan pengalaman saya saat Ujian Praktek Mapel Bahasa Indonesia yaitu "Musikalisasi Puisi".
Proses awal persiapan sampai pada penilaian membutuhkan waktu 3 minggu.
Dalam 1 kelas dibagi menjadi beberapa kelompok, dan kelompok saya mendapatkan tema "Nasionalisme". Dengan tema tersebut kami memilih lagu "Jadilah Legenda" sebagai backsong dan puisi berjudul "Titik Puncak Kemerdekaan". Alat musiknya ada cajon dan pianika.
Persiapan yang kita lakukan diantaranya dengan berlatih seminggu 2x dengan harapan agar saat penilaian kelompok kami sudah kompak dan prima.
Untuk persiapan kostum kami mengusung tema tradisional dengan menggunakan selendang/jarik, stagen, dan kain merah putih yang diikatkan dikepala.
Untuk tata panggung kami menggunakan kain putih bertuliskan "Kami Berjiwa Nasionalisme" dengan beberapa tmblr lamp sebagai dekorasinya.
Pada hari-H penilaian kelompok kami tampil pertama dengan persiapan yang cukup matang alhamdulillah musikalisasi berjalan dengan lancar :)
Pengalaman tersebut dapat meningkatkan kebersamaan, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta menumbuhkan semangat berkarya pada siswa.
Moment-moment tersebut akan menjadi kenangan yang dirindukan saat kita sudah lulus nanti..
Nama anggota dan perannya :
1.Anggun Nur'Aini : membaca puisi
2.Dora Ristry M. : memainkan pianika
3.Dimas Nanda. : memainkan cajon
4.Ivanna Aqidatul. : bernyanyi
5.Muttia Sifaul. : membaca puisi
6.Salma Redhita. : bernyanyi
Puisi : Titik Puncak Kemerdekaan
Lagu : Jadilah Legenda
Lirik :
Hembus angin yang terasa panas
Keringat menetes di dada
Tiada henti kau bekerja keras berjuang
Demi cinta
Untuk Indonesia teruslah bertahan
Walau dihancurkan disakiti kau tetap berdiri di sini
Untuk Indonesia jadilah legenda
Kita bisa dan percaya
Lihat laut dan indahnya ombak
Gemulainya pohon kelapa
Para gadis yang mulai menari
Kibarkan Merah Putih
Untuk Indonesia
Kita punya semua seribu budaya
dan kekayaan alam yang takkan terkalahkan
Untuk Indonesia jadilah legenda
Kita bisa dan percaya
Darah Indonesia
Akulah halilintarmu
Darah Indonesia
Menggelegar untuk selamanya
Darah Indonesia
Walau badai menghadang kau takkan pernah hilang
Walau badai menghadang.
Itulah sedikit cerita yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat. Semangat UNBK, semoga hasilnya memuaskan dan dapat melanjutkan ke SMA/SMK yang diidamkan amien..
Terimakasih telah membaca :)
Teman-teman dikesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman saya di kelas 9.
Masa-masa di SMP adalah masa yang menyenangkan dan tak terlupakan, namun tak terasa tinggal beberapa bulan lagi kita akan dihadapkan dengan UNBK, sebuah moment yang menentukan nasib kita selama 3 tahun ini.
Dikelas 9 ini kita harus benar-benar memanfaatkannya dengan efektif, mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting dan menjaga stamina. Karena kita akan disibukkan dengan UCO,Ujian Praktek,USBN dan UNBK.
Nah, saya akan menceritakan pengalaman saya saat Ujian Praktek Mapel Bahasa Indonesia yaitu "Musikalisasi Puisi".
Proses awal persiapan sampai pada penilaian membutuhkan waktu 3 minggu.
Dalam 1 kelas dibagi menjadi beberapa kelompok, dan kelompok saya mendapatkan tema "Nasionalisme". Dengan tema tersebut kami memilih lagu "Jadilah Legenda" sebagai backsong dan puisi berjudul "Titik Puncak Kemerdekaan". Alat musiknya ada cajon dan pianika.
Persiapan yang kita lakukan diantaranya dengan berlatih seminggu 2x dengan harapan agar saat penilaian kelompok kami sudah kompak dan prima.
Untuk persiapan kostum kami mengusung tema tradisional dengan menggunakan selendang/jarik, stagen, dan kain merah putih yang diikatkan dikepala.
Untuk tata panggung kami menggunakan kain putih bertuliskan "Kami Berjiwa Nasionalisme" dengan beberapa tmblr lamp sebagai dekorasinya.
Pada hari-H penilaian kelompok kami tampil pertama dengan persiapan yang cukup matang alhamdulillah musikalisasi berjalan dengan lancar :)
Pengalaman tersebut dapat meningkatkan kebersamaan, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta menumbuhkan semangat berkarya pada siswa.
Moment-moment tersebut akan menjadi kenangan yang dirindukan saat kita sudah lulus nanti..
Kelas 9b essakar
Kelompok 1
1.Anggun Nur'Aini : membaca puisi
2.Dora Ristry M. : memainkan pianika
3.Dimas Nanda. : memainkan cajon
4.Ivanna Aqidatul. : bernyanyi
5.Muttia Sifaul. : membaca puisi
6.Salma Redhita. : bernyanyi
Puisi : Titik Puncak Kemerdekaan
Lagu : Jadilah Legenda
Lirik :
Hembus angin yang terasa panas
Keringat menetes di dada
Tiada henti kau bekerja keras berjuang
Demi cinta
Untuk Indonesia teruslah bertahan
Walau dihancurkan disakiti kau tetap berdiri di sini
Untuk Indonesia jadilah legenda
Kita bisa dan percaya
Lihat laut dan indahnya ombak
Gemulainya pohon kelapa
Para gadis yang mulai menari
Kibarkan Merah Putih
Untuk Indonesia
Kita punya semua seribu budaya
dan kekayaan alam yang takkan terkalahkan
Untuk Indonesia jadilah legenda
Kita bisa dan percaya
Darah Indonesia
Akulah halilintarmu
Darah Indonesia
Menggelegar untuk selamanya
Darah Indonesia
Walau badai menghadang kau takkan pernah hilang
Walau badai menghadang.
Itulah sedikit cerita yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat. Semangat UNBK, semoga hasilnya memuaskan dan dapat melanjutkan ke SMA/SMK yang diidamkan amien..
Terimakasih telah membaca :)



Good mutt��
BalasHapus👍👍
BalasHapusGoddd👍
BalasHapusGreat...👏
BalasHapusNtapssJiwaa
BalasHapusSippp👍👍
BalasHapusApik
BalasHapusMantap 👍👍
BalasHapusNtaps
BalasHapusSipp👍
BalasHapusGood experience
BalasHapusgood:}
BalasHapusbaguss 😂
BalasHapusOaoe
BalasHapus